Pola Dasar Badan Sistem Meyneke Keterangan: Bagian Depan · A - B = 1/4 L. Badan + 1 cm. A-D = P. Muka · D - E = 1/6 L. Leher + 2,5 cm · E - F = 1/6 L. Leher + 1 cm, datar teruskan ke G · G - H = 1/3 P. Bahu, tarik garis datar sebagai pertolongan 17 · F - L = P. Bahu, dan L harus jatuh pada garis datar pertolongan. Tara garis F-L terus ke sisi, dapat titik L' · L' - L" = Ukur 1/2 P. Bahu + 1 cm Sedangkan F - K diukur 1/2 P Bahu -1 cm. · D - D' = 4 atau 5 cm · D' - D" = 1/2 L. Muka, melampaui jarak lipit kup · B - B' = P. Sisi · A - A' = 1/10 L. Pinggang · M-M' = 1/4 L. Pinggang + 1 cm dikurang A-A'. Garis lipit bahu disamakan dengan titik K dinaikkan 0,5 cm. Lubang lengan di sisi, dapat diturunkan untuk diperbesar 2 atau 3 cm Bagian Belakang · B - C = 1/4 L. Badan -1 cm · C - N = P. Punggung · N - N' = 1/6 L. leher + 1 cm · N' - 0 = 1 cm · G '- H' = 1/3 P. Bahu · O - P = Panjang Bahu + 1 cm (boleh tidak pakai lipit di ...
Sistem pola so-en Skala 1/4 Pola metode Soen yaitu menggambar atau membuat gambar pola baju berdasarkan cara dari Bunka Fashion College dan sistem Dressmaking dari sekolah Dressmaker Jogakuin (sekarang Dressmaker Gakuin). Sekolah menjahit baju Barat untuk anak dan wanita yang didirikan Isaburō Namiki pada 1919 dan seiring perkembangan Bunka Fashion Collage membuat majalah So-En yang memuat pola pakaian kreasi desainer lulusan Bunka Fashion College. So-En (majalah) pertama kali terbit pada 1936, sampai 2005, So-En terbit sebagai majalah yang memuat cara membuat pola dan menjahit pakaian. Setelah itu, So-En berlanjut sebagai majalah industri busna
Komentar
Posting Komentar